Entah apa yang sedang ada dalam pikiran seorang bocah laki-laki yang ada didalam foto di
bawah ini ketika teman-teman seusianya terus menatapnya dengan penuh tanda
tanya. Ya, pada saat anak-anak lain mengenakan pakaian seragam lengkap dengan membawa
botol minum ataupun bekal makanan, bocah laki-laki ini justru malah memikul setumpuk sampah yang sudah dikumpulkan olehnya.
Saat anak-anak lain seusianya tak perlu memikirkan lagi besok makan apa karena
mereka memiliki orang tua yang sudah menyiapkan segalanya, maka bocah
laki-laki pemulung ini tentu saja memiliki kehidupan berbeda. Mengeluhkah? Dalam
hatinya bisa saja banyak sekali keluhan yang ingin diucapkan, namun semuanya
mungkin saja percuma.
Semangat bocah laki-laki yang luar bisasa ini tentu saja patut dicontoh. Tak heran, foto yang diunggah oleh pemilik akun FB bernama Marco Kusumawijaya
ini telah dishare ratusan kali oleh netizen. “Sanggupkah kita
membayangkan diri kita, atau anak kita, sebagai anak yang ditengah itu?
Mari atasi perbedaan. Bekerjasama dan kembangkan solidaritas,” tulis
sang pemilik akun, Marco Kusumawijaya.
“Pertanyaan renungan yang perlu untuk ditanyakan terus ke diri kita
sendiri,” tulis komentar pemilik akun Facebook bernama Yudhi Widdyantoro. Ya,
rasanya pastilah sulit sekali membayangkan jika diri sendiri ada di posisi bocah
kecil yang harus bekerja sebagai seorang pemulung. Ketika pekerjaan di kantor kita sedang terasa berat, maka tak ada salahnya untuk melihat foto ini.
Mari kita syukuri apa yang ada, contohlah anak keci pemulung tadi yang selalu berusaha keras untuk meraih apa yang dicita-citakannya.
Sumber: bintang.com
